When Two Birthday Collides

12 Juli! Happy birthday untukku dan koperasi di seluruh Indonesia.

Menurut internet, Ricky artinya pemimpin. Tapi orangtuaku ngasih nama itu bukan karena mereka tahu artinya bagus, tapi karena Ricky itu sebenarnya RIKI – singkatan dari Hari Koperasi Indonesia.

Disini aku mau berterimakasih ke Bapakku karena dia masih punya sense of humanity untuk nggak ngasih nama RIKI atau RIKY karena menurutku nama itu aneh. Tau sendiri di zamanku besar, bullying karena nama itu lagi trending. Termasuk bullying dengan memanggil nama Bapak.

Aku juga sering protes kalau abang-abang atau mbak-mbak sembarangan mengganti penulisan namaku. “Mbak, pakai CKY, bukan KI,” hampir selalu.

Anyway, ini bukan soal nama, tapi soal tanggal lahir. It was all about fun and chill until someone took that spotlight from you.

2010, aku jadian sama mantan pacar yang sekarang udah jadi istri. 2010 juga aku mulai pakai jurus “Adam dan Hawa,” untuk menggombal cewek. Alasannya, karena dia lahir tanggal 13 Juli – satu hari kemudian.

“Kamu tahu kenapa aku yakin kita jodoh,” kurang lebih begitulah kata-katanya waktu itu.

“Kenapa?”

 

“Adam diciptakan duluan, karena Tuhan tahu dia nggak boleh hidup sendiri, diciptakanlah Hawa. Sama kayak kita, aku lahir duluan dan karena Tuhan tahu aku nggak bisa hidup sendirian, dia menciptakan kamu.”

 

*Dan, lampu ruangan pelan-pelan meredup, spotlight mengarah ke tengah ruangan dan tirai menutup pelan-pelan*

Tapi ini juga bukan soal itu. Urusan ulang tahun beda sehari ini mulai terasa nggak enaknya setelah jadian. Karena sejak itu ulang tahunku nggak dirayakan di tanggal 12 lagi, tapi di tanggal 13 Juli. Kenapa? Karena laki-laki harus (terpaksa) mengalah.

Aku ingat waktu 13 Juli 2012, aku bawa cake besar ke kosannya untuk kami berdua. Saking besarnya, kue itu cukup untuk kawan kostnya dan pacar kawan kostnya.

Di tahun berikutnya, 12 Juli 2013 – untuk mengimbangi – dia suruh aku datang ke kosannya untuk menerima cupcake kecil dengan lilin kecil. Kuncinya ada di kata “suruh” dan “cupcake”.

Inti dan pesan moral dari cerita ini sebenarnya nggak ada. Cuma saran, supaya kalau nyari pasangan jangan yang ulang tahunnya terlalu dekat, karena otaknya, egonya, dan gilanya terlalu mirip. Apalagi dengan kondisi kami yang sama-sama anak sulung. Ya kembali lagi, ini cuma tulisan nggak berguna karena toh dia sekarang sudah jadi istriku.

Jadi, berhubung sudah ganti tanggal, I say happy birthday to us both my dearest lovely wife, be all the good things, joy and blessing be upon us.