Pindahan : Belajar Art of Minimalism

Pindahan : Belajar Art of Minimalism

Setelah hampir 8 tahun tinggal di Jakarta, aku dan istri sepakat untuk pindah ke “pinggir”. Dengan modal nekat – tapi nggak boleh minjam sama saudara – kami coba cari rumah di daerah yang harga dan ukurannya masih manusiawi.

Lumayan lama juga sampai akhirnya kami ketemu rumah yang cocok di daerah Depok.

“Kenapa Depok? Kenapa nggak Tangsel aja?” Kata kawan-kawan yang kebetulan rumahnya di Tangerang.

Alasannya karena dengan harga yang sama, kami bisa dapat rumah yang lebih besar di Depok. Dan kondisi alam di depok masih lebih nyaman dibandingkan Tangsel yang makin hari makin mirip Jakarta. Mungkin namanya bisa diganti jadi Jakarta 2.0, dengan semua bangunan apartment, perumahan elit, kompleks kantor dan mall-mall besarnya.
« Klik untuk terus membaca