The Country of Superstition

Di negara ini semuanya dihubungkan dengan “reaksi” Tuhan mulai dari daun gugur sampai gempa berpotensi tsunami. Yang lebih parah, di negara ini kepala daerahnya menyerahkan urusan banjir ke tangan Tuhan. Dan alih-alih menyelesaikan masalah penyempitan sungai dan sampah yang menumpuk, si kepala daerah itu justru menyuruh masyarakatnya berdoa supaya Tuhan membuat hujan reda dan menghentikan banjir.

Gempa besar dianggap sebagai cara Tuhan menunjukkan kemarahannya karena fenomena ini dan itu. Badai dianggap sebagai pertanda Tuhan akan melenyapkan orang-orang yang lebih mengutamakan logika dan ilmu pengetahuan, dan tsunami dibuat untuk melenyapkan orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan.

Bumi ini sudah tua dan penghuninya sudah terlalu banyak.
« Lanjutkan membaca?